Tentang R100, Furious 7 dan Age of Ultron

Sebuah postingan singkat saja agar blog ini terasa masih hidup. Maklum sebulan terakhir ini saya sibuk dengan pekerjaan, sempat dirawat di rumah sakit selama seminggu, harus bedrest dua minggu, dan merasa kurang inspirasi untuk sebuah tulisan. Sejujurnya saya juga lupa film apa yang telah saya tonton selama sebulan atau dua bulan terakhir ini, kecuali yang terakhir kali saya tonton: sequel The Avengers yang bertajuk Age of Ultron.

Kalau menilik kembali catatan menonton saya, kebanyakan yang saya tonton adalah variety show korea, drama jepang, drama korea dan serial amerika. Namun film-film itu tidak masuk dalam daftar tonton saya karena janji yang telah tersebut bahwa daftar tonton hanya berlaku untuk film-film selain daripada drama, sinetron dan serial.

Mungkin sedikit komentar tentang film yang sebulan terakhir ini saya tonton: R100, Furious 7 dan Age of Ultron.

91uGK4jOzDL._SL1500_Dimulai dari R100 yang merupakan film jepang yang setelah menontonnya saya bingung setengah mati atas apa yang baru saja saya tonton. Entah itu tujuan dari filmnya atau memang saya yang terlalu awam untuk film dengan kapasitas secanggih itu. Menurut review yang saya baca, bahkan sutradaranya sendiri pun berbicara kalau film ini hanya dimengerti oleh orang yang telah berumur 100 tahun. Namun pertanyaannya, apakah ada orang sebanyak itu yang berumur 100 tahun yang masih dapat menonton filmnya? Sedikit trivia, sutradara R100 memang sudah berumur 100 tahun. Filmnya mempunyai tema sado-masokis. Jadi jikalau kamu sudah menonton 50 shades of grey dan berharap ada adegan kinky di film tersebut, mungkin bisa mencoba menonton R100. Bagi saya, R100 dapat mendefinisikan sado-masokis dengan segala keanehan Jepang di dalamnya.

Selanjutnya adalah Furious 7. Sequel ke-6 dan “katanya” film terakhir dari Fast Furious franchise ini konon kabarnya menampilkan adik dari Paul Walker sebagai pengganti dari abangnya yang telah meninggal karena kecelakaan ketika film tersebut masih dalam masa produksi. Tapi sejujurnya saya tidak dapat menemukan di adegan yang mana dari film tersebut yang menampilkan adiknya Paul Walker tersebut, namun yang saya sadari dari film edisi ketujuh ini adalah film ini makin terasa seperti The Expendables dan sepertinya sudah saatnya untuk diakhiri saja. Banyak adegan yang terasa tidak masuk akal. Sejak ada di film sebelumnya, aktor Dwayne Johnson atau The Rock menjadi salah satu pemeran yang disukai di film ini. Terbukti setelah terbanting, jatuh dari lantai 20an, tertimpa reruntuhan jembatan, orang ini hanya cedera sedikit dan gips-nya dapat dilepas dalam waktu kurang dari 2 minggu. You cannot kill The Rock.

fun-new-promo-art-for-avengers-age-of-ultronYang terakhir, yang saya tonton ketika dokter sudah memperbolehkan saya beranjak dari tempat tidur adalah sekuel The Avengers berjudul Age of Ultron. Sejujurnya film ini tidak terlalu memukau saya, karena lebih terasa seperti Transformers. Tidak banyak yang cukup mencuri perhatian saya karena seperti biasa film ini dipenuhi dengan CGI dan sayangnya banyak adegan yang berlebihan. Hanya Hulkbuster yang saya ingat, dengan definisi singkat: Baymax Yang Memakai Kostum Ironman. Mungkin karena di film ini tidak ada Loki. Mungkin karena di film pertama memang Loki yang menjadi bintang utama. Memang seharusnya Loki harus diberikan film sendiri. Dengan fans di seluruh penjuru dunia, saya pikir jikalau Loki dibuatkan film sendiri, pendapatan film itu mungkin akan melebihi The Avengers atau film dari saudaranya.

Selanjutnya yang menyita perhatian saya adalah sekuel keempat dari Mad Max yang diberi judul Fury Road dan sebuah remake berjudul Jurassic World. Dua-duanya adalah film yang dulu pernah saya tonton dan Jurassic Park adalah salah satu film kesukaan saya, yang saya puja habis-habisan. Mad Max akan hadir pada tanggal 14 Mei ini, mungkin saya akan langsung menonton, sedangkan Jurassic World masih akan hadir pada Juni nanti. Mungkin ulasan Mad Max akan hadir pada minggu depan, kalau saya tidak sibuk mencoba brick oven baru di halaman belakang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s