Pembuka Tahun 2015

Selamat tahun baru! Happy new year! Fröhes neues Jahr!

Agak telat, tapi tidak apa-apa ya. Ini post pertama di tahun baru 2015 dan di tahun ini Movie Diary akan dimulai lagi, dari nol. Januari dibuka dengan Taken 3 yang baru saya tonton selasa lalu. Ulasannya nanti sekalian di post ini karena menurut saya tidak banyak yang dapat diceritakan. Mengenai film tahun lalu yang belum sempat saya tonton, untuk beberapa minggu kedepan mungkin akan sedikit lambat, karena saya lagi suka nonton sinetron jepang. Ah ya, saya lupa, Januari tidak dibuka dengan Taken 3, melainkan dengan The Interview. Ulasannya nanti akan ditulis di post yang terpisah. Untuk tahun ini, semoga, paling tidak dapat menonton 55 film dan setengahnya dapat ditulis ulasannya.

Baiklah, mari kita mulai saja ulasan mengenai Taken 3.

Sejujurnya, saya belum menonton Taken dan Taken 2, karena menurut saya film ini tidak ada bedanya dengan Die Hard ataupun Transporter. Jadi karena ada beberapa teman yang ingin nonton film ini pula dengan harga diskon di setiap selasa maka saya pikir tidak ada salahnya untuk menonton. Ekspektasi tidak dipasang dengan menganggap film ini hanya hiburan semata, namun saya pun tidak merasa terhibur.

Singkatnya Taken 3 masih bercerita tentang Bryan Mills yang di film ini harus kehilangan mantan istrinya yang dibunuh sekelompok orang yang merupakan suruhan dari suami mantan istrinya yang mempunyai hutang besar pada mafia Rusia. Di dalam ceritanya, Bryan dibuat tertipu dan diadu domba agar menghabisi si mafia Rusia tersebut agar rencana si suami itu dapat terlaksana dengan lancar dan hal itu tidak akan terbongkar sampai 30 menit terakhir dari film.

Tidak ada yang spesial dari film ini yang menarik perhatian saya. Adegan action-nya biasa, cenderung tidak jelas malah. Jalan ceritanya mudah ditebak. Musik, ah ya musik, original soundtracknya cukup menarik pada saat opening title. Itu saja yang saya suka. Sisanya saya tidak bisa mengingat lagi apa yang sangat jelek atau sangat bagus, jadi menurut saya film ini biasa saja. Untuk nilai saya sampai bingung mau kasih nilai berapa, yang pasti saya tidak akan merekomendasikan film ini.

Baiklah, kembali pada rencana dan target saya untuk menonton paling tidak 55 film dalam tahun ini. Setelah dimulai dengan The Interview dan Taken 3, ada beberapa film lagi yang rilis tahun lalu yang saya belum kesampaian nonton seperti, Into The Woods, The Imitation Game, dan Gone Girl. Lalu untuk tahun ini banyak sekali yang saya tunggu penayangannya seperti Avengers 2, Cinderella dan Spectre. Tahun ini pula saya berusaha untuk memperluas film yang ditonton jadi tidak hanya produksi Hollywood dan Jepang saja, tapi juga dari Eropa dan negara asia lainnya, mungkin bisa dimulai dari Thailand dan Korea dulu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s