黒執事: The Black Butler

Ulasan kali ini cepat saja karena sejujurnya saya baru membaca komiknya karena penasaran dengan karakternya, sebagai perbandingan ketika menonton. Saya baru baca paling banyak 5 chapter komiknya dan mendapat kesan kalau Sebastian adalah seorang butler (kepala pelayan) yang serba bisa dengan kecintaan berlebihan pada kucing.

Ceritanya waktu itu ada seorang teman yang mengajak untuk menonton Kuroshitsuji di Blitz Grand Indonesia, namun tiba-tiba jadwal film berubah lalu terpaksa kita menonton Maleficent, yang reviewnya bisa dibaca disini. Saya juga penasaran untuk menonton film ini ketika tahu Shirota Yuu juga ikut main di film ini, selain saya ingin lihat Mizushima Hiro yang katanya berat badannya sampai turun sekian kilogram demi memerankan Sebastian lengkap dengan pipi tirusnya. Namun peran Shirota Yuu di film ini hanya sebagai juru bicara dari Sang Ratu dengan tidak terlalu banyak waktu di layar. Image saya tentang Mizushima Hiro lebih banyak pada Nanba-senpai di HanaKimi atau Rinda-kun di MR BRAIN yang sedikit clumsy, lucu dan agak bodoh, dan di film ini saya disuguhkan dengan Sebastian yang serius dan selalu mematuhi tuan muda Kiyoharu.

Sebenarnya saya niat nonton film ini pada Sabtu kemarin, sepulangnya dari dokter gigi, jikalau jadwal masih memungkinkan. Namun ternyata traffic jalanan pada sabtu kemarin sungguh tidak bisa diajak bekerja sama dengan adanya Jakarta Night Festival dan orang-orang ramai mengunjungi pemakaman karena sudah mau puasa. 003Akhirnya saya malah kabur menjauh dari pusat kota, dan ngumpet di suatu mall favorit di sudut Tangerang dan menonton 22 Jump Street. Lalu pucuk dicinta ulam pun tiba, saya secara tidak sengaja melihat film itu sudah tersedia di website download langganan, namun di upload di tempat selain saya punya langganan account.
Asumsi saya, kalau versi pahe-nya sudah tersedia, maka torrent-nya pasti ada, akhirnya dengan harapan itu dicarilah torrentnya dan bahagia hati ini ketika melihat torrent sudah tersedia. Tapi, sodara-sodara, ukurannya 2.9GB dengan seeder yang masih super langka.

Cerita berkisar masih pada usaha balas dendam Ciel atas kematian orangtuanya. Ciel menjual jiwanya pada Sebastian yang berwujud setan untuk ditukar pada bantuan untuk melakukan seluruh usaha balas dendamnya. Sebastian akan selalu mengabdi pada Ciel sampai nanti waktunya dia dapat mengambil jiwanya. Seperti film lainnya yang diadaptasi dari komik, film ini pun mengambil satu cerita dari komiknya walaupun saya tidak tahu apakah cerita yang ini memang benar diambil dari komiknya. Ceritanya tentang peredaran obat yang dapat membuat manusia menjadi mumi dan dijadikan senjata pembunuh massal. Ciel sebagai penerus dari keluarga yang merupakan “tukang ronda”-nya Sang Ratu berusaha untuk mencegah agar umat manusia di setengah dunia ini menjadi mumi.

Adegan berantemnya cukup terkoreografi dengan baik dengan bantuan senjata namun masih terlihat kurang alami. Saya masih menyukai koreografi adegan berantem di dorama Lucky Seven yang menghadirkan kombinasi Matsumoto Jun dan Eita. Lewat sudah image MatsuJun sebagai Domyouji Tsukasa, masih jauh lebih keren Tokita Shuntarou. Lah, lah, lah… kenapa jadi membahas MatsuJun? Walaupun memang Mizushima Hiro sedikit mirip dengan MatsuJun sih. Anyway, pertanyaan terbesar dari film ini yang juga ditanyakan oleh pembaca komik Kuroshitsuji adalah kenapa yang memerankan Ciel adalah cewek? Saya sendiri karena pertanyaan itulah mulai membaca komiknya. 14547-ron9ft5ubyKarena setelah membaca beberapa chapter, saya yakin kalau Ciel adalah laki-laki. Entah kalau nanti ada penjelasan di chapter-chapter selanjutnya.

Pada akhirnya saya merasa belum saatnya untuk memberikan angka untuk film ini. Film ini masih saya terima bulat-bulat apa adanya, tapi sejujurnya saya tidak mendapatkan perasaan puas ketika selesai menonton. Oh, saya baru ingat, menurut saya Sebastian terlihat lebih iblis di filmnya, mungkin karena matanya yang berwarna merah. Sepertinya saya harus membaca komiknya walaupun saya ragu dapat tahan karena bukan model cerita kesukaan saya. Saya tidak merasa harus merekomendasikan film ini karena saya bukan penggemar ceritanya dan bukan pula penggemar Mizushima Hiro, tapi jika suka dengan ceritanya bolehlah untuk ditonton.

Note: Nanti akan saya lengkapi dengan gambar dan trailer.

 

————-

Update 26 June 2014: Tambah trailer dan gambar-gambar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s