Samurai Legendaris Miyamoto Musashi (Part 2)

Saya lanjutkan cerita Miyamoto Musashi di post yang ini ya.

Jadi setelah membuat kekacauan di dojo Yoshioka, akhirnya yang punya bersedia untuk diajak bertarung. Mereka berjanji bertemu sebulan kemudian, di depan kuil. Selama sebulan itu, Musashi berlatih keras dan mencari guru yang mampu membuat dia lebih kuat.

Pada hari-H, Musashi datang terlambat karena diajak minum-minum dulu oleh temannya. Musashi dan Yoshioka Seijuuro bertarung sengit dan disaksikan oleh adik Seijuuro yang bernama Denshikichi. Pada akhirnya Musashi berhasil mengalahkan Seijuuro, dan Denshichiro yang marah karena kakaknya kalah berusaha untuk melawan namun dengan mudah dikalahkan Musashi.

Terbunuhnya Yoshioka Seijuuro sebagai pemimpin dan penerus klan Yoshioka, membuat pengikutnya marah besar. Mereka menantang Musashi untuk kembali bertarung melawan penerus terakhir, namun sayangnya anak tersebut masih muda sehingga mereka berkata akan membawa pendamping juga. Pendampingnya berjumlah 76 orang. Di lereng bukit, pasukan klan Yoshioka bersiap-siap untuk menghadapi Musashi. Otsu, nah apa kabar dengan Otsu, dia yang sebelumnya ternyata telah jatuh cinta pada Musashi, khawatir mendengar Musashi akan menghadapi 76 samurai sendirian. Dia mengejar Musashi dan bertemulah mereka. Musashi yang kaget berkata sebenarnya dia ingin sekali menikahi Otsu, namun dia lebih ingin menempuh jalan samurai dan jika Musashi memenangi pertarungan ini, namanya akan didengar dan dia mungkin dia akan diangkat sebagai samurai di pemerintahan. Dengan berat hati akhirnya Otsu merelakan Musashi pergi menuju pertarungan tersebut.

Pertarungan ini juga masuk dalam sejarah. Musashi dengan dingin membunuh seluruh Yoshioka klan dan pengikutnya yang berjumlah 70 orang itu. Setelah bertarung, Musashi yang berjanji akan kembali menemui Otsu jika berhasil menang, pergi ke Seta tempat perjanjian mereka. Namun Otsu tidak dapat menemui Musashi tepat waktu karena en route, Otsu dihadang oleh Matahachi yang merasa Otsu mengkhianatinya dengan malah mencintai Musashi. Otsu disekap di sebuah gubuk tua, namun berhasil melarikan diri ketika Matahachi sedang tertidur. Ketika Otsu sampai di Seta, Musashi keburu pergi ke rumah daimyo yang mendengar cerita kehebatan Musashi membunuh seluruh klan Yoshioka dan pengikutnya yang berjumlah 70 orang itu. Musashi ditawari sebuah posisi di pemerintahan, namun ketika daimyo itu tahu bahwa ketika di Sekigahara Musashi berperang untuk Toyotomi, penawarannya ditarik kembali. Shogun Tokugawa tidak memperbolehkan siapa pun yang membela Toyotomi bekerja di pemerintahan.

Patah hati karena sadar impiannya tidak mungkin terwujud selama Shogun Tokugawa masih berkuasa, Musashi pergi membuang pedangnya dan mengasingkan diri di sebuah desa dengan bekerja sebagai petani. Di sana Musashi mengadopsi seorang anak laki-laki bernama Iori. Musashi diolok-olok  oleh penduduk desa tersebut karena mencoba untuk bertani di tanah yang tidak subur. Suatu hari, Iori datang bersama dengan Sasaki Kojiro yang menagih janji untuk bertarung untuk menentukan siapa samurai terkuat yang tak tertandingi. Musashi dengan berat hati ingin menolak karena dia sudah membuang pedangnya, di tengah perbincangan, Iori masuk ke gubuk dan meminta tolong untuk menolong penduduk desa sebelah yang diserang oleh bandit gunung. Karena Musashi ragu-ragu, akhirnya Kojiro yang pergi. Dengan mudahnya Kojiro bertarung melawan bandit-bandit tersebut, dan ketika ada seorang anak kecil yang dijadikan tawanan dan Kojiro bersedia menyerahkan pedangnya, Musashi datang membantu. Akhirnya mereka berdua bertarung melawan bandit-bandit tersebut dengan sungguh mudahnya. Waktu melihat Kojiro dengan pedangnya yang sangat panjang itu, Musashi ingat dengan samurai yang dia lihat waktu di Sekigahara dulu dan dia yakin kalau samurai itu adalah Sasaki Kojiro.

Musashi yang sudah berjanji, pergi mencari pedangnya. Pedang tersebut ditemukan terkubur di pasir-pasir pantai. Bahagia, dia pergi untuk mengasah pedangnya dan berlatih dalam mempersiapkan pertarungannya dengan Sasaki Kojiro. Musashi dan Kojiro berjanji bertemu di suatu daerah bernama Funashima, yang sekarang bernama Ganryuujima. Pada hari-H, Musashi pergi dengan perahu ke tempat yang sudah dijanjikan. Ali-alih menggunakan pedangnya, Musashi menggunakan dayung dari perahu yang ditumpanginya dan kodachi-nya untuk melawan Kojiro. Kojiro tetap menggunakan pedangnya yang panjang itu dan “kodachi”-nya yang seukuran katana normal. Konon kabarnya pertarungan legendaris itu berlangsung dengan cepat, Musashi mengalahkan Kojiro dengan menggunakan dayung tersebut dalam sekali pukulan. Kojiro berhasil terkalahkan dan Musashi menjadi samurai terkuat yang sampai sekarang namanya terus disebut-sebut dalam berbagai cerita dan legenda.

Secara keseluruhan, saya sangat menyukai film ini. Baru kali ini saya melihat film live action yang bukan anime dan adegan bertarung dengan pedangnya yang dibuat dengan sangat baik dan indah. Entah itu ketika Musashi melawan Seijuuro, atau Musashi melawan klan Yoshioka atau pun hanya melawan bandit-bandit gunung, semuanya terkoreografi dengan baik. Kabarnya koreografernya adalah orang yang sama dengan yang menangani RuroKen live action movie dan ditambah lagi kalau Kimutaku cukup familiar di kendo karena sudah belajar dari kecil membuat dia terlihat memang jago pedang. Bagi penggemar komik Vagabond juga mungkin akan cukup bahagia karena karakter-karakternya dapat diperankan dengan baik dan sangat mirip dengan yang digambar.

Untuk film ini nilainya 9/10, agak subyektif karena saya penggemar cerita samurai jadi jalan cerita yang agak kurang terbangun dengan baik masih dapat ditoleransi.

2 thoughts on “Samurai Legendaris Miyamoto Musashi (Part 2)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s