[Review] Rumah Dara

Bagi yg menantikan film indonesia dg genre violence nan gore layaknya texas chainsaw, mungkin film ini bisa dijadikan pilihan. Awalnya namanya MACABRE (gua gak tau gmn spellingnya, pokoknya tulisannya kyk gt) tapi entah bagaimana ceritanya bisa berubah jadi Rumah dara. Jangan tanya saya, mohon tanya sutradara atau penulis skenarionya. Saya nonton ini karena pas filmnya muncul di INAFFF 2009 kemaren saya tidak sempat nonton, jadilah saya nonton film ini di malam minggu sembari midnite (sebuah keputusan yang amat sangat salah).

Anyway, bagi yang pernah nonton Takut: Faces of Fear, mungkin ga asing dengan sosok Dara. Diceritakan di film kelima itu (judulnya Dara) kalau Dara adalah perempuan cantik, anggun nan jago masak. Dara mengelola restoran yang terkenal dengan masakannya yang super enak. Cukup sampe di sini, kalau dilanjut lg saya akan cerita tentang Takut, bukannya Rumah Dara.

Nah, Dara di film Takut itu sama dengan Dara di Rumah Dara (yaeyalah), namun di film ini ceritanya bukan masalah restoran, tapi tentang sekelompok anak yang awalnya berniat baik malah kejebak di rumah untuk dijadiin makan malem. Oh nasip nasip, yang namanya apes mah udah gak bisa ditolak kali yah.

Dari awal saya sudah tahu kalau film ini akan penuh dengan cipratan darah dimana-mana jadinya begitu adegan penuh dengan gergaji mesin dan pisau daging bertebaran, lemeslah ini badan sampai hampir muntah. Sedangkan pacar gua sukses melek ga jadi tidur gara-gara adegan bunuh-bunuhan udah dimulai. Oh, harap diingat, sekitar 20-30 menit pertama itu adegannya standar dan agak boring, super boring kalau menurut saya. Mungkin niatnya mau bangun cerita biar ga kepotong-potong kali yah. Jadi kalau yang mengharapkan adegan mutilasi harap bersabar terlebih dahulu.

Bagi saya, Shareefa Daanish terlalu muda sebagai ibu yang anaknya udah gede-gede, tapi mungkin disitu niatnya — bikin seseorang yg mysteriously terlihat ga ada bedanya dengan tampang dia di tahun 1889. Mungkin ada hubungannya dengan kebiasaan makan daging orang (seketika gua mikir tentang sumanto dan mau muntah — sia2 lah french fries sisa burger king gua). Awalnya saya mengira kalau mereka sekeluarga itu vampire (yeaaahh, nyumun rocks!!) tapi saya pikir lagi kalau vampire TIDAK MAKAN DAGING orang melainkan MINUM DARAH orang, dapat terlihat bedanya bukan, jadi saya mengambil kesimpulan kalau mereka itu bukan vampire. Lalu apakah mereka? Coba tonton filmnya dan mungkin saja Anda mendapatkan jawabannya.

Akting pemain-pemain lain tidak terlalu jelek, hanya saja perkiraan saya kalau orang yang paling lebay dan pecicilan pasti akan jadi yang paling apes dengan mati duluan itu salah. kalau nonton, mungkin Anda tahu orangnya siapa. Mengenai jalan cerita, ada 1 adegan yang menurut saya tidak perlu. Adegan tersebut ga penting dan malah jadi bikin jalan cerita aneh. Dimana salahnya? Salahnya adalah ketika terjadi penambahan karakter tidak penting. Mungkin penting bagi si pembuat film, tapi bagi saya tidak penting, jadi seketika saya turnoff dengan film tersebut. Maaf tapi bagi saya penambahan karakter seperti itu justru berbahaya karena ditakutkan akan menjadikan film tersebut tidak konsisten.

Bagi penggemar film slasher, mungkin mengira film ini rip-off dari Texas Chainsaw. Sutradaranya bilang kalau film ini memang sengaja mengambil ide (maybe turns out to be ripped off) dari film slasher paling terkenal itu tapi, ada tapinya nih, mengikut sertakan rasa Asia yang mencekam. Pada awalnya sih saya mengira akan ada setan-setan ala Thailand, tapi ternyata bukan rasa Asia seperti itu yang disajikan.

Overall, film ini bernilai 7/10. Silahkan ditonton kalau anda penasaran dengan slasher ala Asia dan jangan di tonton kalau anda seperti saya yang langsung pingsan kalau melihat darah berhamburan.

3 thoughts on “[Review] Rumah Dara

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s