OST Pintu Terlarang: Opini dan Review

forbidden_door_poster_art1

Masi inget beberapa waktu lalu gw ngebahas tentang Pintu Terlarang? Dan gw sangat memuja soundtrack dan musical scorenya yang digarap dengan sangat jenius? Nah, gw baru aja beli cdnya di aksara tadi. Sekarang lagunya sedang berputar dengan indah di iTunes gw.

Ada 18 lagu di cd ini yang terdiri dari 9 lagu yang dinyanyikan sepanjang film diputar dan 9 musical score yang sungguh indah di dengar telinga. Berikut adalah daftar lagu dan penyanyinya

1. Why by E-Mantra
2. Nancy Bird by Sore
3. Please Operator Please by E-Mantra
4. Home Safe by Tika
5. Baby-Baby by E-Mantra
6. Jiro by Notturno
7. Blessed Tainted Heart by E-Mantra
8. Lullaby Blues by Sore
9. Merry Mist by Alfred Ayal
10. Opening Tune
11. The Color Purple
12. Innocent Blood
13. Dirty Work
14. Naked Truth
15. Blood Opus
16. Chasing the Kid
17. The Eye
18. The Pig-Headed Hero

Sudah tau kan yang nyanyi sapa. Nah sekarang bagi yang belom tau, gw akan perkenalkan musisi-musisi brilian ini.

Siapa yang tidak tahu Sore? Mungkin banyak yang tidak mengenal Sore. Tapi biarkan saya beritahu, mereka adalah sebuah Band Indie yang dikomandani oleh Ade Firza Paloh. Sudah mengeluarkan 2 album yang masing-masing berjudul Centralismo dan Ports of Lima yang keduanya berisikan lagu-lagu dengan aransemen dan komposisi musik serta penulisan lirik yang buat gw ga biasa sehingga membuat mereka jadi brilian. Bagi gw, belum ada musisi di Indonesia yang mempunyai aliran musik seperti Sore ini sehingga membuat mereka sulit dibandingkan dengan siapa pun.

E-Mantra. Siapa tuh? Memang band ini tergolong baru karena baru saja dibentuk ketika pembuatan soundtrack dari Pintu Terlarang ini. Tebak isinya sapa? Meet Zeke Khaseli (Zeke and the Popo), Emil Hussein (Naif) dan Anda (Bunga) sebagai tulang punggung dan brain master dari band gokil ini. Great news, Mantra akan merilis full album di taun 2009 ini. Okay. I’m waiting for all that brilliant works.

Notturno. Tiga orang ini sudah sering lalu lalang di berbagai macam kegiatan Jazz di Jakarta. Gw sih belom pernah liat penampilan live mereka, tapi sepertinya akan seru walaupun gw bukan sepenuhnya penggemar musik Jazz.

Musical score digarap dengan indah oleh Aghi Narottama, Bemby Gusti dan Ramondo Gascaro. Coba dengar perkusi di “Chasing the Kid”, kata si Sutradaranya, scoring itu dibuat dengan menggunakan alat-alat rumah tangga yang biasa bersemayam di dapur. Hasilnya sungguh luar biasa. Ketika gw nonton filmnya, di adegan Gambir mengejar anak kecil dengan lagu ini sebagai backsound, gw deg-degan sejadi-jadinya dan ikutan tegang. Pokoknya brilian.

Panjang yah. Kalau begitu saya sudahi saja tulisan ini. Cdnya bisa dibeli di ak.sa.ra dengan harga Rp. 45,000 saja. Sebenernya gw bisa aja nunggu di Kaskus dan donlot, namun saya menghargai jerih payah dari musis-musisi ini. Saya membeli karena saya menghargai hasil karya mereka yang sangat indah dan brilian.

9 thoughts on “OST Pintu Terlarang: Opini dan Review

  1. Hi.

    Setuju. Lagu-lagunya indah dan, seperti yang kamu bilang: ngga biasa di Indo.

    Kalau aku sih lebih terpesona karena ada musisi Indo yang mampu bikin lagu jazz a la tahun 40-an …

    Fabulous!

    Nah, cuma aku rada kurang setuju kalo 9 lagu lainnya (musical scorenya) dibilang indah.

    Seperti makanan, sepertinya lagu-lagu tiga komposer itu kekurangan ‘garam’ …

    Tapi di ‘opening theme’, lagunya lumayan baik!

    ‘Chasing the kid,’ juga sebetulnya bagus banget!

    Sayangnya, menurut aku, ketika sampai ke tengah lagu, perkusinya sudah terlalu ramai, sehingga forma lagunya kurang ‘menggigit’ lagi … Terlalu nafsu, kayaknya …. ha ha ha ha ha …

    Tapi overall, kayaknya album ini pantas dpt 3 1/2 dari 5 …

    Hidup band-band unik Indo!

    Thanks,
    John

  2. Kalau menurut aku sih opening themenya rada2 mirip lagunya 007 yah. Pas ngeliat opening themenya juga lsg inget sama filmnya 007 tapi lupa judulnya yg mana. Hehehehee.

    Kalo masalah score, aku bilang indah karena scorenya suram dan cukup mewakili adegan di film itu. Tiap denger scorenya aku bisa inget lg adegan2 di film ituh. Well, selera orang kan beda2 yah.

    Anyway, salam kenal juga =)

  3. saya sebenarnya merasa acuh ketika pertama kali membaca nama band “mantra”. What the nitwit name is that! Tapi ketika saya mendengarkan musiknya. I loved them at the first play! Dan saya baru tahu jika mereka diisi oleh orang-orang yang menjadi idola saya. Respect!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s